Rabu, 22 Januari 2014



“Turut Berduka Cita Kepada Mahasiswa Penyontek.”


Matinya Karakter Bangsa karena menyontek

Ada berbagai versi pendapat teman - teman readers setelah membaca statement ini. Ada yang bilang "sudah hebat rupanya yang menulis ini, apa sudah tidak pernah ngelakuin itu". Ada juga yang memberi respon positif, bentuk dukungan bahwasanya cara ini efektif untuk mengurangi segala kecurangan dini embrio KKN.
Hanya, di sini saya mau menyampaikan bahwa tidak ada maksud untuk melukai hati atau bahkan untuk menghakimi teman - teman yang masih bergumul dengan menyontek masal ini. Tapi yang pasti masih tetap belajar untuk tetap mempertahankan integritas. 
Karena saya yakin sekali kita sepakat 

Ntahlah, mungkin kalau seandainya teman - teman yang

Sabtu, 03 Maret 2012

Desiree, berpengharapan

Tak banyak berharap dengan keadaan yang sebelumnya merasa terpuruk dan hampir mati.
Tapi kurasakan setiap hari aku masih melihat dengan baik, merasakan bagaimana rasanya membenci dan dibenci, mendengar cacian mereka yang didepanku terlihat baik - baik saja.
Terdengar aneh memang, sepintas akupun tak paham akan apa yang menimpaku saat ini.
Tapi yang pasti SATU hal yang menyadarkanku tak perlu "APA PENDAPAT MEREKA" mengenai aku.., toh aku tak pernah membuat "MEREKA" susah olehku. Aku semakin sadar dan langsung menimbulkan pertanyaan setiap "MEREKA" memulai aksinya "SIAPA KALIAN HARUSKAH AKU MENGENAL KALIAN"??
BERPENGHARTAPAN itulah password pertama kali harus kuucapkan dan kutancapkan dalam - dalam kusimpan dijiwaku...